Sebelah Sayapku

source


Seperti biasa, pagi itu aku datang sebuah tempat bernama Firdevort.
Tempat dimana semua orang memamerkan sayap-sayap yang mereka punya.
Dan seperti biasa pula, setiap orang yang melihatku akan bertanya-tanya dalam hati.
Saat semua punya dua sayap pada punggung mereka, aku hanya punya sebuah saja.
Aku tau apa yang ada di benak mereka. Kalau tak dipuji, setiap hal yang berbeda, akan berubah menjadi caci.

Oh ya, asal kalian tau. Ditempatku berada, sayap tak digunakan untuk terbang saja.
Ada yang memostingnya pada sosial media
Ada juga yang menjadikannya kantung rupiah.
Lain orang, lain guna.
Lantas kalian pasti bertanya kemanakah sayapku yang satunya?

Mari kuceritakan.
Sama seperti yang lain, dulu punya dua sayap di punggung
Terkepak  menawan.
Kalau pagi sampai, kuhidupkan keran dan menyiramnya dengan perlahan.
Walau tak terlalu indah, setidaknya aku punya sayap yang bisa membawaku terbang rendah.
Tapi sampai sebuah kejadian menghilangkannya.
Aku ditipu oleh seorang yang memiliki sayap luar biasa indahnya.

"Kau mau mempunyai sayap sepertiku?" Tanyanya mengaggetkanku saat aku tengah khusyuk menganggumi sayapnya.
Aku mengangguk.
Dia Tersenyum
"Ayo ikut aku"
Kami berjalan menuju jalanan kota.
"Kau lihat gedung itu? disana akan kau temukan sayap yang indah sepertiku
Aku yang masa itu teramat ingin lupa diri

"Permisi" aku sudah ada di depan pintu di dalam gedung yang orang asing pemilik sayap indah tunjukan
"Sebentar" teriak dari dalam
Aku menunggu dengan sabar namun cemas.
Pintu terbuka
Sambutan kasar dari dalam membuatku terhempas di lantai.
"Hei, apa ini"
Pria hitam erat menggenggam, aku panik dalam diam
Sayapnya luas dan tajam
Lucutannya membuatku sadar, bodohnya aku cepat percaya pada orang luar

Sayapku patah, hati lebih parah
Aku tak berani keluar beberapa hari
Serasa kotor diri

Hari ini aku memberanikan diri untuk keluar dengan satu sayap
Ah, tak ku hirau saat orang lain memandang ini aib
Biarlah satu daripada tidak sama sekali

Oiya yang membuat semangat lagi aku punya 4 sayap di rumah yang bisa ku pandang walau tak bisa terpasang
ya 4 sayap. 2 sayap orang asing yang merayuku, dan 2 sayap milik pria hitam
Badannya jangan tanyakan, aku tak butuh jasad busuk perusak masa depan orang.

4 comments:

  1. ko bunuh dia, jahat kali bah, gara gara sayap, gara gara sosmed, gara gara keinginanmu yang angkuh yang coba kau tutupi rasa iri yang perlahan kau sirami

    mampus sayapmu tinggal satu
    belajar bersyukur aja, semoga Pemilik sayap menumbuhkannya lagi padamu, yang mati biarkan mati, yang hidup siapkan diri tuk esok nanti

    ReplyDelete